Kamis, 16 Juni 2016

Rumah Sakit UMM dan Masjid KH. M. Bedjo Darmoleksono

Abaikan orangnya ..

Rumah Sakit UMM terletak di Jalan Raya Tlogomas, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Malang, Jawa Timur. Rumah sakit enam lantai itu dilengkapi berbagai teknologi digital kesehatan, seperti CT SCAN, radiologi, dan USG 4 dimensi. 

Pembangunan RS UMM dimulai 2009 dan peletakan batu pertamanya dilakukan Menteri Pendidikan yang kala itu dijabat Bambang Sudibyo. RS UMM dibangun di atas lahan seluas 9 hektare.


RS UMM juga dilengkapi dengan area hutan buatan sebagai ruang terbuka hijau yang ditanami aneka tanaman organik sebanyak 5.000 batang. 

Sekompleks dengan Rumah Sakit ini terdapat sebuah masjid yang bernama Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono.

Sekali lagi, abaikan orangnya plisss ..
Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono terletak di dalam Komplek Rumah Sakit Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang di di Jl. Tlogomas, sekitar 500 meter dari kampus III Universitas Muhammadiyah Malang.

Masjid KH. M. Bedjo Darmoleksono didirikan oleh Rektor UMM, Dr. Muhadjir Effendy, MAP berharap agar keberadaan masjid ini akan menjadi fasilitas untuk  mendekatkan rumah sakit dengan masyarakat. Masjid yang sudah lebih dulu  selesai dibangun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Menurut beliau membangun moral jauh lebih penting sebelum membangun fisik. Itulah hal yang menjadi landasan utama kenapa pihak rektorat UMM lebih memprioritaskan pembangunan masjid daripada pembangunan fisik Rumah Sakit.

Pembangunan Masjid ini dimulai dengan peletakan batu pertama proyek pembangunan komplek Rumah Sakit Universitar Muhammadiyah Malang pada tanggal 22 Juli 2009 oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Bambang Sudibyo.

Keunikan dari kedua bangunan sekompleks ini sendiri adalah yang berarsitektur Tiongkok yang sangat kental. Bisa dilihat dari bentuk atap, warna cat, dan hiasan hiasan yang ada.
Ini adalah salah satu masjid antimainstream yang ntaps dah hehehe ^^v.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar